Isu bom siap meledak, Rabu (19/10), mengguncang ketenangan suasana
belajar di Sekolah Dasar (SD) Negeri 1 Wonogiri. Untuk menghindari
hal-hal yang tidak diinginkan, dan meredam keresahan para orang tua
serta wali murid, sekolah akhirnya memulangkan seluruh muridnya pukul
10.30, sebelum jam pelajaran usai.
Isu bom yang menggegerkan ini,
bermula dari pesan singkat lewat SMS yang diterima ponsel Kepala SD
Negeri 1 Wonogiri Drs Pamuji MPd. Tiga kali SMS itu masuk ke ponsel
Kepala Sekolah (Kasek).
Isinya, agar sekolah segera meliburkan
murid-muridnya, karena ada bom yang siap meledak. "SMS itu meminta agar
anak-anak segera dipulangkan, karena di belakang gedung sekolah ada
bom," tutur Kasek Pamuji.
Bersamaan itu, ada murid yang secara
kebetulan melihat kedatangan dua pria berpakaian hitam-hitam, mengenakan
topi topeng hitam, yang gerak-geriknya mencurigakan di tanah kosong
belakang gedung sekolah. Karena Kasek dan para guru merasa ketakutan,
segera hal itu dilaporkan ke Polres Wonogiri.
Isu bom ini, cepat
menyebar kepada para orang tua dan wali murid, yang kemudian ramai-ramai
berdatangan ke sekolah, berupaya menjemput anak-anaknya. Isu bom ini,
mulai beredar pada pukul 09.30.
Menyikapi hal tersebut, Kapolres
Wonogiri AKBP Ni Ketut Swastika langsung memerintahkan Wakapolres Kompol
Sudarto, untuk memimpin tim Polres turun ke SD negeri 1 Wonogiri. Tim
melibatkan seluruh satuan, dan langsung melakukan penyisiran tanah
kosong di belakang gedung SD Negeri 1 Wonogiri dan sekitarnya.
Lokasi
SD Negeri 1 Wonogiri yang memiliki jumlah murid sebanyak 525 anak ini,
terletak di RT 1/RW 8 Lingkungan Sanggrahan Kelurahan Giripurwo
Kecamatan Wonogiri Kota. "Tadi sudah kami sisir semua bersama anggota,
ternyata tidak ada apa-apa," tegas Wakapolres Kompol Sudarto.
Pihak
sekolah dan warga sekitar, diminta tidak perlu resah dan berupaya tetap
menjaga ketenangan, serta meningkatkan kewaspadaannya.
Adapun nomor
SMS pengirim pesan isu bom tersebut, telah dicatat oleh petuigas
kepolisian, dan dari hasil deteksi sementara upaya 'tracking' keberadaan
ponsel pengirim SMS tersebut, diketahui posisinya berada di sisi utara
Kota Wonogiri. Dari temuan itu, polisi tengah berupaya mendalaminya
untuk melakukan penyelidikan lebih detail.
sumber
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 Response to "Sekolah Diteror Bom, Siswa SDN 1 Wonogiri Dipulangkan"
Posting Komentar
silahkan berkomentar sesuai dengan isi artikel.
yang tidak boleh ditulis ketika berkomentar
tulisan berbau SARA
SPAMMING
berkata jorok
berpromosi
jika hal tersebut ada dalam komentar anda saya akan langsung menghapusnya
terimakasih atas kunjungannya