Wisata Ke Museum, Kenapa Nggak?


Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya. Setuju banget, tuh! Salah satu caranya dengan berwisata sejarah ke museum. Aduh..pasti membosankan! Eits, jangan salah justru kita bisa menambah pengetahuan disini. Jadi, liburan sekolah nanti kamu bisa jadikan museum sebagai salah satu tujuan berliburmu.
Museum Ronggowarsito
Museum yang diambil dari nama seorang Keraton Surakarta Hadiningrat ini, terletak di ibukota Jawa Tengah, tepatnya di Jalan Abdulrahman Saleh No.1 Semarang. Museum Ronggowarsito memiliki total koleksi mencapai 59.784 unit yang terdiri dari berbagai kategori koleksi dengan fasilitas pendukung yang cukup memadai. Disini kita nggak cuma bisa melihat koleksi tata surya, tapi juga benda-benda arkeologi, wayang, bahkan koleksi emaslho.. Asyiknya lagi, museum ini buka setiap hari dari pukul 8.00-15.30 WIB, hari libur tetap buka.


Museum Radya Pustaka
Buat kawan yang pengen tahu tentang tradisi dan kebudayaan Kota Solo dan Indonesia pas banget nih berkunjung ke Museum Radya Pustaka. Letaknya berada di dalam kompleks Taman Wisata Budaya Sriwedari, Jalan Slamet Riyadi 275, Solo. Ada juga koleksi benda-benda kuno bersejarah, sepertri arca batu, keris, wayang kulit, seperangkat gamelan dan masih banyak lagi. Selain itu, museum ini memiliki perpustakaan yang menyimpan buku-buku budaya dan pengetahuan sejarah, seni dan tradisi, serta kesusastraan baik dalam bahasa Jawa Kuno maupun bahasa Belanda. Wow! Museum Radya Pustaka buka setiap hari, kecuali hari Senin dengan harga tiket Rp 2.500 dan Rp 5.000,00 buat kamu yang membawa kamera.


Museum Monumen Jogja Kembali
Penasaran seperti apa keadaan medan pertempuran semasa perjuangan kemerdekaan? Nggak ada salahnya buat mengunjungi Museum Monumen Jogja Kembali (Monjali). Museum yang terdiri dari tiga lantai ini menyajikan diorama perjuangan para pahlawan kemerdekaan Indonesia. Bahkan, tandu dan kereta kuda yang pernah digunakan Panglima Besar Jendral Soedirman juga disimpan disini. Fyi, museum yang berada di Ring Road Utara Yogyakarta ini didirikan untuk memperingati bahwa kota Yogyakarta pernah kembali menjadi ibu kota negara Republik Indonesia pada tanggal 6 Juli 1966. Oh, iya setiap hari Sabtu dan Minggu kita dapat menyaksikan pertunjukan tari klasik, gamelan dan musik electone dengan lagu perjuangan.


Museum Fatahillah

Museum Fatahillah dikenal juga sebagai Museum Sejarah Jakarta atau Museum Batavia. Malah, ada juga yang menyebutnya sebagai tempat nongkrong anak muda Jakarta. Soalnya, kebanyakan pengunjungnya remaja seumuran kita. Hihihi.. makanya nggak heran kalau museum  yang terletak di Jalan Taman Fatahillah No. 2, Jakarta Barat dimanfaatkan juga buat ajang eksis sekaligus narsis. Di dalam museum kita akan menemukan peninggalan sejarah yang berhubungan dengan sejarah Jakarta, baik perabotan di masa kolonial, replika prasasti Ciareteun, prasasti Tugu, dan satu lagi Meriam Si Jagur yang terkenal. Selain Museum Fatahillah kita juga bisa sekaligus mengunjungi Museum Wayang dan Museum Seni Rupa, karena letaknya saling berdekatan. Bisa juga nih, kawan remaja menyewa sepeda kumbang atau sepeda onthel lengkap dengan topi ala noni dan sinyo Belanda. Asyikkk!!
Bagaimana kawan, sudah nggak  ragu lagi kan buat berwisata sejarah ke museum kan? Selain menambah pengetahuan kita juga bisa menyalurkan hasrat narsis  kita, ditambah lagi tiket masuk ke museum murah meriah. Hehehe.
sumber: suaramerdeka

0 Response to "Wisata Ke Museum, Kenapa Nggak?"

Posting Komentar

silahkan berkomentar sesuai dengan isi artikel.
yang tidak boleh ditulis ketika berkomentar
tulisan berbau SARA
SPAMMING
berkata jorok
berpromosi


jika hal tersebut ada dalam komentar anda saya akan langsung menghapusnya
terimakasih atas kunjungannya